oleh

Bandar Narkoba Diduga Punya Jaringan Terselubung

MUSI RAWAS- Butuh waktu yang cukup lama untuk menangkap bandar narkoba. Sebab, bandar narkoba ini memiliki jaringan, atau orang disejumlah lini, sehingga ketika akan di tindak informasi ke mereka bocor.

Hal ini disampaukan Kepala BNN Kabupaten Musi Rawas (Mura), H Hendra Amoer, Rabu (6/10/2021).

Bahkan, disampaikan Hendra sapaan akrabnya ketika berhasil menangkap pasangan suami istri (pasutri) bandar narkoba di di Kelurahan Pasar Surulangun Kecamatan Rawas Ulu Kabupaten Muratara, membutuhkan waktu sampai tiga tahun.

“Bandar narkoba yang di Surolangun itu, baru bisa ditangkap sampai tiga tahun. Kita mulai lakukan pengintaian di 2018 lalu, dan baru bisa ditangkap pada 2020 kemarin. Ini merupakan tantangan kami, dan BNN khususnya BNN Mura memang fokus pada pemutusan jaringan,”jelasnya.

Namun, dikatakan Hendra kalau BNN Mura mempunyai cara yang cukup efektif untuk mencegah peredaran narkoba diwilayah Mura. Caranya, dengan melakukan sosialisasi P4GN agar masyarakat mengetahui bahaya dan ancaman hukuman untuk penguna, pengedar maupun bandar narkoba.

“Kita juga sudah membentuk Lantak (Laskar Anti Narkoba, red). Ini merupakan cara kita untuk memerangi peredaran narkoba. Selain itu memang kita butuh dukungan dari pemerintah daerah, untuk pemberantasan narkoba diwilayah yang kita cintai ini,”katanya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed