oleh

Jose Mourinho Kena Kartu Merah

BUKAN Jose Mourinho namanya jika tidak membuat kontroversi dan sensasi, dengan terkini pelatih AS Roma itu harus menerima kartu merah di laga uji coba pramusim kontra Real Betis, Minggu (8/8) dini hari WIB tadi.

Mourinho selama ini dikenal blakblakan dan tak ragu untuk menyuarakan kekesalannya ketika ada yang mengganggunya, dan itu ia buktikan ketika memprotes gol tim lawan yang berujung pengusiran terhadap dirinya dan Lorenzo Pellegrini.

Roma sendiri pada akhirnya bermain dengan delapan pemain dalam kekalahan memalukan 5-2.

Apa Yang Terjadi?

Roma dan Betis sejatinya bermain imbang 2-2 sebelum Alex Moreno memberi tim Spanyol itu keunggulan dalam situasi yang aneh di satu jam permainan.

Moreno berada dalam posisi menguntungkan untuk mencetak gol setelah Roger Ibanez secara tidak sengaja membelokkan bola hingga membentur mistar, dan Moreno yang berada di mulut gawang mendorongnya masuk dengan sedikit menggunakan tangan.

Roma memprotes dan mengerumuni wasit, namun itu tetap disahkan menjadi gol. Mourinho yang menonton dari kursi pelatih langsung masuk ke lapangan dan turut mempertanyakan keputusan sang pengadil lapangan.

Akan tetapi, Mourinho dan Pellegrini justru mendapat pengusiran, yang kemudian membuat Roma kolaps karena kalah dalam jumlah.

Dua pemain Roma lainnya juga menerima kartu merah di laga ini; mereka adalah Gianluca Mancini dan Rick Karsdorp, sehingga membuat klub Italia itu bermain dengan delapan orang sebagaimana Betis melanjutkan dominasi untuk menang telak 5-2.

“Suka Bercanda Di Luar Lapangan”

Mourinho menerima sambutan meriah setelah mengambil pekerjaan melatih Roma di awal musim panas ini, dengan para suporter berharap dia bisa mengembalikan klubnya ke Liga Champions seusai finis di urutan ketujuh pada 2020/21.

Karsdorp adalah salah satu pemain yang diandalkan The Special One, dan menegaskan bahwa terlepas dari kepribadiannya di publik, dia mengambil perannya dengan sangat serius.

“Di dunia sepakbola, semua orang tahu The Special One. Tapi saya hanya tahu dia dari TV dan wawancara [sebelumnya],” kata sang bek kepada Il Romanista.

“Sekarang saya bisa mengatakan bahwa saya sangat menyukai soal bagaimana dia bekerja, bagaimana dia membuat kami berlatih: sesinya sulit, tetapi saya sangat menyukainya, itu membuat saya lebih kuat.

“Saya suka cara dia berbicara. Ketika saya kembali dari liburan, saya bertanya-tanya soal bagaimana dia sesungguhnya, saya penasaran: saya hanya melihatnya di TV.

“Dia adalah orang yang suka bercanda di waktu yang tepat. Dan ini sangat penting untuk grup. Tapi itu hanya terjadi di luar lapangan. Saat kami bekerja, dia selalu sangat serius.”

sumber: goal.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed