oleh

Legislator Pertanyakan Kinerja Satgas Covid-19 di Kota Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU- Kinerja Satgas Covid-19 dipertangakan oleh Anggota DPRD Kota Lubuklinggau Wansari.

Sebab, berdasarkan pengamatan dari politisi PDIP Kota Lubuklinggau ini ada pemakaman pasien yang dinyatakan terpapar Covid-19 malam dimakamkan oleh keluarga mereka sendiri.

Disampaikannya, ada warga meninggal di salah satu Rumah Sakit  Swasta di Kota Lubuklinggau, dan di vonis terpapar Covid-19 dan harus dimakamkan secara Protokol Kesehatan, dan keluaga setuju dan menanda tangani surat bermaterai di Rumah Sakit.

“Namun, yang terjadi setelah menunggu hampir tiga jam belum ada konfirmasi kesiapan petugas pemakaman secara Protokol Covid19. Akhirnya,  setelah jam delapan malam baru di kuburkan  secara “semi protokol” karena dilakukan oleh keluarga dan  tetangga serta disiapkan APD  dari Rumah Sakit,”katanya.

Sebagai wakil rakyat, Wansari menyatakan kekecewaan kepada Pemerintah Kota Lubuklinggau atas kejadian ini. Karena, sangat kontradiksi dengan apa yang dilakukan Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe beserta jajarannya , terutama di media sosial.

“Jadi ketika banyak masyarakat yang berperdapat bahwa semua yang dilakukan oleh Pemerintah Kota adalah pencitraan , mungkin ada benarnya! Saya juga akan meminta  kepada pimpinan DPRD untuk memanggil  Satgas Covid-19 Kota Lubuklinggau, serta mengusulkan membuat Pansus,”jelasnya.

Maka dari itu, ia berharap agar permasalahan ini tidak terulang lagi, karena dikhawatirkan akan terjadi klaster baru penyebaran Covid19. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed