fbpx
 Sudah 11 Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Terbaru Bayi 2 Bulan

ILUSTRASI VIRUS CORONA (GRAFIS NET)

Sudah 11 Orang Meninggal Dunia Akibat Covid-19, Terbaru Bayi 2 Bulan

LUBUKLINGGAU – Jumlah pasien meninggal dunia positif Covid-19 di Lubuklinggau terus bertambah, begitu juga pasien positif. Sementara pasien sembuh belum ada penambahan.

Berdasarkan data yang dirilis dari Facebook Diskominfo Lubuklinggau, dijelaskan sampai Senin (31/8/2020) ada 11 pasien meninggal dunia positif. Yakni ada penambahan dua meninggal dunia.

Keduanya adalah bayi perempuan usia dua bulan, warga Kelurahan Marga Rahayu Kecamatan Lubuklinggau Selatan II dan lansia laki-laki usia 71 tahun, warga Kelurahan Keputran Kecamatan Lubuklinggau Barat II.

Sementara itu, jumlah penambahan positif sembilan orang. Hingga tercatat positif 250 orang, meninggal dunia 11 orang dan sembuh 177 orang. Sementara yang masih dirawat 72 orang.

Seperti diketahui, Minggu (30/8/2020) secara serentak tiga Pilar Kamtibmas yang terdiri dari jajaran Pemkot Lubuklinggau, Kodim 0406 MLM dan Polres Lubuklinggau melaksanakan penyemprotan Disinfektan di Jalan protokol dan setiap kelurahan di Kota Lubuklinggau.

Kegiatan tersebut diawali dengan apel Bersama yang diambil oleh Wakil Walikota Lubuklinggau H. Sulaiman Kohar di lapangan eks Pemkab Mura, Kelurahan Air Kuti Kota Lubuklinggau.

Menurut Kapolres Lubuklinggau AKBP Mustofa didampingi Wakapolres Kompol Raphael menjelaskan bahwa penyemprotan dilakukan atau digalakkan Kembali. Hal ini sebagaimana rekomendasi hasil rapat gugus tugas percepatan penanganan Covid19 di kota Lubuklinggau.

“Kita saat ini Kembali ke zona merah dengan meningkatnya jumlah kasus suspek Covid19, oleh karenanya kita Kembali melakukan penyemprotan, kita turunkan mobil AWC (Water Canon) ditambah unit Damkar yang ada di Kota Lubuklinggau. Hal ini merupakan salah satu upaya kita untuk mengurangi penyebaran Covid19 di kota Lubuklinggau.

Namun Hal yang terpenting adalah disiplin masyarakat untuk menjalani protokol Kesehatan, selalu pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan hindari kerumunan. Untuk saat ini sebelum ada vaksin, inilah cara paling efektif menekan angka penyebaran Covid19.” Ujar Kapolres.

Baca Juga  MUI Kaji Kehalalan Vaksin Corona

Kemudian diketahui pula bahwa kegiatan gabungan tiga Pilar Kamtibmas ini, terus dilakukan setiap hari dan setiap kelurahan juga kembali digalakkan penyemprotan disinfektan dan mengoptimalkan sosialisasi pencegahan virus corona.(lpo/h2c)

redaksi hame-hame.com

https://hame-hame.com

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *