oleh

TNI Diduga Dikriminalisasi Oleh Pihak CV Anugerah Alam Lestari

LUBUKLINGGAU– Terkait dugaan mengkriminalisasi Tentara Nasional Indonesia (TNI) Di wilayah Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan Kodim 0406

Pihak Media, lembaga masyarakat dan aktivis akan memberikan dukungan moral terhadap, Tentara Nasional Indonesia (TNI) sempat di temui Kapten Caj Fajar.BK, S.Sos
Pasi Intel Kodim 0406/LLG menjelaskan kronologis kejadian sebelum viral nya tik tok di media sosial tentang dugaan pencernaan nama baik institusi TNI,

“Pada waktu itu saya mendatangi pihak CV Anugrah Alam lestari, yang beralamatkan di desa pedang kecamatan muara Beliti kabupaten Musi Rawas dalam hal bertujuan ingin mengkonfirmasi tentang, mediasi antara perusahaan dengan perusahaan, ini malah di anggap penagih hutang, ini kan lucu” pungkasnya Pak Fajar

Perlu di ketahui “Wilayah tempat saya, bertugas juga meliputi kabupaten Musi Rawas, jadi saya juga berkewajiban untuk mengemban amanah sebagai anggota TNI”

Namun di sayangkan “Setelah memasuki pintu gerbang masuk, saya sudah sesuai dengan (SOP) perusahaan dan bertemu dengan security, sesampai di dalam lingkungan CV tersebut saya di usir, kemudian saya mundur satu langkah, dan Poto oleh security tanpa adanya penjelasan terkait Poto tersebut” ungkap Fajar pasi Intel

Lanjutnya “Selang beberapa menit, ada stap dari perusahaan/CV yang memberikan telepon genggam untuk saya berkomunikasi dengan pihak perusahaan, ternyata itu adalah bosnya perusahaan dengan mengatakan dalam hendpon, dengan nada lantang “Keluarlah Kau dari perusahaan aku ini” pada intinya saya di usir, tegasnya Pak Pajar saat di konfirmasi awak media (18/11)

Sancik adalah Aktivis Muda menyangkan adanya oknum yang di duga melakukan pelecehan terhadap institusi TNI maka dari itu ia menjelaskan

“Mendukung penuh, maka dari itu pekan depan kami akan mengadakan solidaritas dukungan moral terhadap TNI dalam Aksi yang di lakukan di Simpang lampu merah, RCA kota Lubuklinggau dan bundaran Agropolitan kabupaten Musi Rawas” tegasnya Sancik

Menurutnya “Kami gabung dari Aktivis, wartawan,lsm dan masyarakat, yang mewakili yang tergabung di kota Lubuklinggau, kabupaten Musi Rawas akan mengawal kasus ini sampai tuntas, jangan ada yang berani beraninya, ingin melemahkan, melecehkan institusi TNI maka akan berhadapan dengan kami” ungkap Sancik dengan semangat.(*/Tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed