oleh

Di Duga, Pengelolaan DAU Kelurahan Karya Bakti Tidak Dengan Semestinya

LUBUKLINGGAU – Mengungkapkan ketidaksesuaianya dalam pelaksanaanya Dana Alokasi Umum di Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II, ini menjadi sorotan karna diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) yang telah di tetapkan. (5/1/2024)

Salah satu poin krusial yang menjadi perhatian adalah Redimix menggunakan K200 dan yang membayar upah seluruh pekerja bukan Pokmas atau orang dari kelurahan melainkan orang dari luar wilayah.

Saat ditemui dilokasi dan berhasil di wawancara, Tondang selaku pengurus pengiriman redimix mengatakan.

“yo untuk di kelurahan karya bakti kami pakai redimix K200 dan untuk penandatanganan nota nanti di hitung sekali akhir”. Ungkap tondang

Selanjutnya dihari yang berbeda. Patut diduga, betapa tidak mengejutkan saat salah satu pekerja Indra mengungkapkan kepada awak media di lapangan.

“kami disini idak katek kepala tukang mas, dan kami di gaji 100.000 perhari tapi kalu kemaren sampai malam gawe di tambah 50.000 dan yang membayar gaji kami galo pak Tondang mas”. Menggenai pak tondang “pak Tondang bukan orang sini mas dio tinggal nyo di Megang dan untuk Pokmas aku idak tau apo itu Pokmas”. Jelas indra

Adapun dalam situasi seperti ini, Partisipasi aktif dari semua pihak terkait dapat memastikan Integritas dan Kualitas pembangunan fisik di Kelurahan Karya Bakti Kecamatan Lubuklinggau Timur II, guna memastikan Anggaran Dana Alokasi Umum di kelola yang mana semestinya.

Kendati demikian, hingga berita ini di layangkan belum ada pihak terkait dapat dihubungi. (wena/tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *